Pada saat orang-orang sibuk libur lebaran, saya pun sibuk bersama temen-temen untuk berlibur di sebuah pulau di kepulauan seribu. Nama pulaunya adalah, pulau pramuka.
sebelum mencapai pulau pramuka nan indah, kami harus menunggu sekian lama di Ancol untuk mendapatkan kapal menuju kesana, waktu yang kami buang percuma tidaklah singkat, 7 jam kami disana tanpa kepastian.
Akhirnya kepastian yang kami nantikan datang juga. Ada 1 kapal yg berada di muara angke, kapal tersebut memang jauh dari indah, karna kapal yang kami tumpangi adalah alat transportasi untuk para pedagang dari kepulauan seribu untuk berbelanja kebutuhan pokok di kota.
Ya, liatlah wajah lelah kami yang masih mencoba untuk ceria alias maksa. Hahaha...
Untung saja ombak pantai tidaklah membuat kami mabuk laut dan muntah.
Singkat cerita.....
Akhirnya kami sampai di Pulau Pramuka.....
Disana banyak teman-teman yang menanti kami, juga mami-papi adel dan angel, teman yang berbaik hati memberikan tumpangan untuk kami, selama berlibur di pulau pramuka.
Berlibur sungguh membuat pikiran terasa tenang dan damai. Banyak pemandangan baru yang dapat kami nikmati disana. Kebiasaan anak pantai segera kami berdayakan disana, yakni menyantap ikan laut, "setiap hari". hahaha.. tidak ada kata bosan memakan ikan laut, karena rasanya gurih dan lezat.
Malam Hari sebelum tidur, padahal saya sudah cukup lelah karena seharian berjemur di pantai ancol menunggu kapal, tapi sangat sia-sia jika hari pertama tidak berjalan-jalan pada malam hari di pulau pramuka.
Ini adalah foto dimana, pada saat gelappun (tepatnya hanya ada satu lampu berwarna merah pula) kami tetap narsis. haha...
Ke esokan harinya kami pergi ke "Semak Daun" untuk snorkeling. Wow... Keren.
Sebelum berangkat kami menyempatkan diri untuk berfoto dengan kapal-kapal yang sedang berlabuh dibibir Muara.
Sampai di "Semak Daun", untung kami mendapatkan "Master" atau pengajar snorkeling yang handal, jadi kami dengan mudah menyerap ilmu-ilmu yang ia berikan. Pemandangan bawah laut juga tidak kalah indah dengan pemandangan diatas laut, namun sayangnya saya lupa membawa kamera waterproof saya, jadi tidak bisa mengambil gambar di dalam air.
Ini ada foto pada saat kami melompat bersamaan dari muara. Perasaan saat itu, saya sangat gugup, karena jarak dari atas sangat tinggi bagi saya, dan badan saya yang berat membuat saya berfikir akan sakit bila jatuh nanti. Ternyata saya salah, pada saat melompat kebawah itu sangatlah menyenangkan dan tentunya menyeramkan, haha...
Eh iya, di "semak daun" kami menemukan bintang laut. hehehe..
Merasa kurang puas snorkeling ke di "semak daun", kami berlabuh ke tengah laut, meski waktu sudah semakin sore dan langit semakin redup.
Ini saat perjalanan ke tengah laut dan disaat nyebur di tengah laut.
Ternyata berenang di tengah laut jauh lebih dingin dan sulit. Rencananya ingin diving, tapi apa daya, tabung oksigen kami tidak punya, untuk bernafas di kedalamanpun belum ahli. Jadi, kami hanya snorkeling saja, dan pemandangannya jauh lebih indah.
Saya lupa pergi ke nusa dua itu setelah ke "semak daun" atau sebelum, hehehe.. berikut saya sertakan saja yah foto narsis di nusa dua restaurant.
Disini ada kejadian yang senonoh, karena ada om-om girang centil yang merames pant*t magda. Hahahaha.... Oups, sorry mag :P
Hari berikutnya adalah hari lebaran, saat itu papi-mami adel berniat ke pulau panggang, kami rombonganpun ikut mengantar mereka, dan seperti biasa. Berfoto-foto ria.
Sekitar seminggu kami ada di Pulau Pramuka, menjadi anak pantai. Mengkonsumsi makanan anak pantai, ikan-ikan yg lezat nan bergizi. Juga jajanan anak pantai yang sederhana, seperti Es Buah yg tukangnya itu punya anak kecil bandel, karena kerjaanya beli petasan dan suka diledakin di tengah jalan. Haha... Ada juga Mie Ayam, Bang Tomi. Tomi bukanlah namanya, melainkan "Tompel Miring". Hahaha... Banyak hal lucu disana, Saya juga masih ingat tukang jualan Fried Chicken disana tidak menjual dagangannya dikios-kios, melainkan dengan gerobak dorong, dan tukangnya pasti berteriak "Ayaaam Preeeeeet". Bwhahaha...
Di pulau pramuka ketika para wisatawan datang terlampau banyak, maka subsidi listrik menjadi berkurang, maka sering mati lampu.
Ditengah gerimis pagi hari kamipun berangkat meninggalkan pulau pramuka yang indah. Semoga suatu saat kami bisa kembali lagi kesini bersama pasangan masing-masing. Amin.















